Friday, February 7, 2014

Flashfiction: Serpihan yang Menjawab



Flashfiction
Tema  : Pahlawan Impianku


Serpihan yang Menjawab

by: Devy Destiani

“Umar? Apa dia jendral baru kita?”
“Yaps, dan dia juga akan memimpin pertempuran kali ini.”
“Hah! Ini pertempuran penting untuk Negara kita. Kalau menang bisa jadi pahlawan, kalau kalah PECUNDANG!”

Jangan remehkan dia. Meski belumlah lama bergabung, suaranya telah menyatakan ketegasannya,” pemuda itu meyakinkan temannya.
“Lagipula, mengkin dia mewarisi sifat Umar bin Khatab yang tegas dan garang dalam berperang,” lanjutnya.
“Aaah, itu zaman nabi ratusan tahun lalu. Kalau sekarang, yakin Umar bin Khatab masih ada?” temannya memprotes.
Percakapan mereka terhenti ketika  datang sosok pria berperawakan mungil. Suaranya pun menggema, menyuruh untuk bersiap ke medan perang. Kedua pemuda itu mengangguk kecewa, meremehkan..
Maka, pergilah mereka ke medan perang.
“JENTUM!!!”
Sebuah granat jatuh tepat sepuluh meter dari mereka. Mereka tertegun, tetapi bukan karena dahsyatnya ledakan. Sang jendral kini berdiri gagah dihadapan mereka, bertindak sebagai tameng tanpa mempedulikan liquid merah dari tubuhnya. Tak secuil pun serpihan granat menyentuh kulit kedua pemuda itu. Mereka pun saling berpandangan, tak percaya.

0 comments:

Post a Comment

Total Pageviews

Powered by Blogger.

Translate

Belajar untuk Menulis, Menulis untuk belajar